istana atau toko kopi

toko kopi
toko kopi

di tengah puluhan cahaya
yang sorotannya dibalas beberapa nyawa yang kesepian
suara yang kadang bising, kadang pula hening
menyapa daun kembar berwarna jingga

hawa dingin berciuman dengan pori pori halus di tubuh
entah mengapa aku menikmatinya
padahal tidak ada seorang pun yang membalas sapaanku
tidak juga menjawab pertanyaanku
atau aku yang tidak bersuara ?

saat permaisuri melangkah, mata berkelena
memastikan apa ini istana atau hanya toko kopi berlogo lingkaran hijau
dimana jubahmu wahai raga indah yang menarik ruh
tatap aku ! jangan mereka !

lalu menghilang
di sebuah kedipan


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *